- 2018

Selasa, 07 Agustus 2018

Ini cara deteksi sendiri kanker payudara

Ini cara deteksi sendiri kanker payudara,- Kanker payudara merupakan momok menakutkan bagi kaum hawa. Padahal, ada cara untuk mencegah terjadinya penyebaran kanker payudara dengan memeriksa sendiri.

Melakukan pemeriksaan sendiri payudara secara rutin akan membuat kaum hawa mengetahui apakah ada yang aneh pada salah satu bagian sensitif pada tubuhnya atau tidak.

Anggota Komite Penanggulangan Kanker Nasional Dradjat Ryanto Suwardi, mengatakan jika ditemukan benjolan mencurigakan, ada baiknya untuk segera memeriksakannya ke petugas kesehatan.

"Tak ada salahnya untuk memeriksakan payudara sendiri dengan cara meraba secara lembut. Sadari jika terdapat benjolan," ujar Dradjat saat ditemui di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Jalan Pasteur, Kota Bandung,

Beberapa tanda kanker payudara yakni adanya benjolan pada payudara atau di ketiak. Lalu tanda lainnya, puting tertarik ke dalam, keluar cairan bukan ASI dari payudara, serta payudara terasa sakit,

Faktor resiko kanker payudara, kata dia, adalah perempuan usia 35-49 tahun dengan keluarga yang memiliki riwayat kanker payudara. "Kemudian jika menstruasi dini atau menopause terlambat harus diperiksakan ke dokter," ujarnya.

Rabu, 25 Juli 2018

Setelah melahirkan, wanita lebih rentan kena kanker payudara

Setelah melahirkan, wanita lebih rentan kena kanker payudara,- Ketika hamil, wanita akan mengalami perubahan pada tubuhnya. Terutama juga pada bagian payudara. Ketika hamil, payudara wanita semakin membesar. Selain itu, ada hal yang lain yang juga berubah pada payudara wanita ketika mereka hamil. Penelitian mengungkap bahwa wanita yang hamil memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena kanker payudara.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Avon Foundation itu, risiko kanker payudara akan meningkat ketika kehamilan wanita sudah sampai pada tahap akhir dan tetap tinggi sampai 10 tahun mendatang. Risiko terkena kanker payudara bahkan berada pada tingkat paling tinggi pada saat lima sampai tujuh tahun setelah wanita melahirkan.

Tak hanya itu, pada saat tersebut, risiko wanita meninggal akibat kanker payudara juga meningkat hingga 2,5 kali lipat. Ini tak hanya berlaku pada kehamilan pertama, melainkan juga untuk kehamilan-kehamilan selanjutnya.

Apa yang menyebabkan hal ini? Peneliti menemukan bahwa hormon yang mempersiapkan payudara untuk menyusui dan memproduksi ASI sama dengan hormon yang bisa meningkatkan pertumbuhan sel kanker. Untuk itu, selama lima tahun pertama setelah melahirkan, sangat penting bagi wanita untuk memperhatikan perubahan yang terjadi pada payudaranya.

Namun ibu baru tak perlu terlalu khawatir, karena menyusui anak juga diketahui bisa menurunkan risiko terkena kanker payudara. Peneliti percaya bahwa ketika sel payudara mulai dewasa dan memproduksi ASI, terdapat perubahan pada struktur gen yang melindungi wanita dari penyakit tersebut.

Dari penelitian tersebut diketahui bahwa sebaiknya wanita memperhatikan dengan pasti kesehatan payudara mereka setelah melahirkan dan berusaha menyusui anak mereka.

Senin, 16 Juli 2018

Makanan yang dapat mengurangi risiko kanker payudara

Makanan yang dapat mengurangi risiko kanker payudara,- Sesungguhnya, tidak ada makanan yang terbukti bisa mencegah atau menyembuhkan semua jenis kanker, termasuk kanker payudara. Tapi kabar baiknya adalah, ada banyak makanan yang dapat meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan dan mengurangi risiko terkena kanker payudara.

Kelebihan berat badan adalah salah satu faktor risiko utama kanker payudara, jadi makan dengan baik dan menurunkan berat badan merupakan langkah awal yang sangat baik untuk menurunkan risiko kanker payudara Anda, demikian dikatakan Alexandra Rothwell, RD, CDN, spesialis nutrisi onkologi.

Peradangan juga terkait dengan kanker payudara dan kelebihan berat badan, itulah sebabnya Rothwell menyarankan untuk mengonsumsi makanan yang dapat membantu menjaga kadar gula darah dan peradangan agar tetap terkendali.

Berikut ini makanan yang dapat mengurangi risiko kanker payudara

Di atas semua manfaat kesehatan lainnya yang terkandung dalam minyak zaitun, lemak sehat juga berguna dalam mengurangi risiko kanker payudara. Sebuah studi yang diterbitkan pada September 2015 menemukan bahwa menambahkan 4 sendok makan minyak zaitun extra-virgin ke makanan yang kaya buah dan sayuran dapat menurunkan risiko kanker payudara hingga 68%.

Minyak zaitun bisa disertai manfaat tambahan terkait dengan kepadatan payudara, yang merupakan faktor risiko kanker payudara lainnya. Sebuah studi tahun 2014 terhadap lebih dari 3.500 wanita menemukan bahwa mengkonsumsi 1,5 sendok makan minyak zaitun setiap hari dikaitkan dengan kepadatan payudara yang lebih rendah.

Buah-buahan dan sayuran rendah gula

Penelitian telah menemukan bahwa pola makan nabati dapat mengurangi risiko kanker payudara. Semakin banyak antioksidan dalam diet, semakin rendah risiko kanker payudara, menurut sebuah studi tahun 2015. Selain itu, serat yang ditemukan dalam buah dan sayuran dapat memicu kemampuan mereka untuk mengurangi risiko penyakit mematikan itu, seperti yang dilaporkan dalam jurnal European Journal of Nutrition 2011.

Rothwell merekomendasikan makan sayuran seperti brokoli, kol, dan kembang kol, serta bawang merah dan bawang putih dan jamur Asia (Shiitake, Cina hitam, dan tiram) pada khususnya.

Sedangkan untuk buah makanlah buah dengan varietas rendah gula, seperti buah beri, dan batasi buah dengan gula tinggi, seperti pisang, nanas, dan mangga, agar kadar gula darah Anda tetap normal.

Ikan

Salmon, sarden, dan mackerel adalah ikan yang disarankan oleh Rothwell untuk makanan Anda karena merupakan sumber asam lemak omega-3 yang baik. "Kami tahu bahwa omega-3 membantu mengurangi peradangan di tubuh," katanya. "Anda juga bisa makan kenari dan biji jika Anda menginginkan sumber hewani."

Dan seperti minyak zaitun, makan lebih banyak omega-3 juga dapat mengurangi kepadatan payudara, menurut sebuah studi tahun 2014 tentang Cancer Causes & Control.

Senin, 09 April 2018

Berikut Cara Atasi Asma Dengan Konsumsi Buah Kiwi Saja

Berikut Cara Atasi Asma Dengan Konsumsi Buah Kiwi Saja,- Penyakit asma merupakan gangguan pernafasan yang cukup mengganggu. Gangguan pernafasan ini bisa mengganggu aktivitas. Asma ini ternyata juga bisa diatasi dengan cara yang alami. Buah kiwi dipercaya bisa mengurangi kambuhnya asma.

Kiwi kaya akan vitamin, dalam dua buah kiwi terkandung  190% vitamin C, 75% vitamin K, 20% serat, 14% potassium, dan 11% vitamin E.  Inilah yang membuat kiwi dipertimbangkan sebagai alternatif untuk mengobati penyakit asma.

Kiwi jika dikonsumsi oleh anak-anak secara teratur juga sangat baik.  Risiko mereka untuk terkena serangan asma akan sangat rendah. Kiwi ini akan mengurangi sesak nafas, hidung meler, dan batuk. Dengan mengonsumsi kiwi 2-3 buah setiap harinya semua gejala asma akan bisa berkurang. Kiwi juga kaya akan antioksidan yang akan membuat daya imun tubuh semakin kuat.

Selalu sediakan kiwi dalam menu makanmu sehari-hari.  Tak harus dikonsumsi langsung, kamu juga bisa mengolah kiwi sebagai salad atau jus yang sangat segar. Tak cuma punya rasa yang lezat buah yang satu ini ternyata juga sangat kaya akan manfaat kesehatan.

Kamis, 05 April 2018

Berikut gejala dini kanker payudara pada pria

Berikut gejala dini kanker payudara pada pria,-Sama seperti wanita, pria juga memiliki jaringan payudara yang tumbuh selama masa pubertas. Namun pada pria, perkembangan jaringan payudara in tidak sebanyak wanita. Sehingga walaupun jarang, pria pun dapat terkena penyakit kanker payudara.

Oleh karena itu, berikut adalah beberapa gejala kanker payudara pada pria:

Rasa lelah dan lemah
Sama seperti penyakit kanker lainnya, gejala kanker payudara juga termasuk rasa lemah dan lelah pada tubuh. Hal ini disebabkan karena perkembangan sel kanker mampu mengganggu fungsi tubuh sehingga menyebabkan lelah, lemah, dan bahkan dehidrasi.

Kehilangan berat badan dan nafsu makan
Oleh karena sel kanker mampu mengganggu fungsi tubuh, maka penyerapan nutrisi di dalam tubuh pun tidak berlangsung maksimal. Anda pun dapat kehilangan nafsu makan. Akibatnya berat badan tubuh Anda pun turun

Benjolan di payudara
Tanda awal dari penyakit kanker payudara pada pria adalah timbulnya benjolan di sekitar payudara mereka. Walaupun jika diraba tidak menimbulkan rasa sakit, namun apabila Anda menemukan benjolan tidak wajar ini maka sebaiknya Anda segera memeriksakannya ke dokter.

Puting berdarah
Tanda penyakit kanker payudara lainnya adalah keluarnya cairan berupa darah atau cairan berwarna putih dari puting susu. Perlu Anda ketahui, bahwa apabila keluar cairan seperti ini dari puting susu, maka itu berarti kanker payudara tersebut sudah parah.

Jumat, 02 Maret 2018

Ketahui penyebab pendarahan vagina selain menstruasi

Ketahui penyebab pendarahan vagina selain menstruasi,- Ketika mengalami menstruasi, miss V wanita tentunya mengeluarkan darah yang disebut haid. Namun pendarahan vagina juga bisa terjadi bahkan ketika seseorang tak sedang menstruasi. Seringkali pendarahan vagina yang bukan menstruasi dikaitkan dengan kanker.

Padahal tak semua pendarahan vagina disebabkan kanker. Ada banyak hal yang bisa menyebabkan pendarahan vagina. Berikut adalah beberapa penyebabnya:

Kanker
Ini adalah penyebab yang lebih umum dikaitkan dengan pendarahan vagina. Kanker uterus, ovarium, serviks, dan vagina biasanya bisa menyebabkan pendarahan.

Infeksi
Peradangan dan pendarahan pada vagina juga bisa disebabkan oleh infeksi pada organ reproduksi wanita.

Kehamilan
Jika Anda hamil dan mengalami pendarahan, penyebabnya bisa jadi adalah komplikasi. Jika sel telur dibuahi di tuba falopi, kemungkinan besar Anda akan mengalami pendarahan. Ini juga disebut dengan kehamilan ektopik.

Hormon tidak seimbang
Hormon yang tak seimbang juga bisa menyebabkan pendarahan vagina. Hal ini bisa disebabkan oleh perubahan kebiasaan makan, mengonsumsi pil KB, kelenjar tiroid, dan masalah pada ovarium.

Fibroid
Fibroid adalah penyebab lain dari pendarahan vagina. Beberapa di antaranya adalah kista, polip, dan fibroid pada uterus. Beberapa hal ini bukan kanker namun juga bisa menyebabkan pendarahan vagina.

Selasa, 27 Februari 2018

Efek samping obat pelindung kemoterapi kanker lambung

Efek samping obat pelindung kemoterapi kanker lambung,- Kemoterapi bukan tanpa efek samping. Jon Barron, seorang pakar teknologi pangan dari Harvard dam MIT, dalam artikelnya yang berjudul,’Chemoterapy, An Interesting Choice,’ menuliskan bahwa kerugian utama kemoterapi adalah bahwa obat-obatan ini tidak hanya membunuh sel-sel kanker yang sedang membelah diri, tetapi semua sel yang membelah diri. Sel-sel sehat yang membelah diri jauh lebih cepat dari sel-sel kanker juga tidak luput.

Sebagai contoh, terdapat probabilitas yang tinggi bahwa sel-sel sistem imun tubuh yang cepat membelah diri juga akan mati, yang menyebabkan tubuh kita tidak mampu memerangi penyakit-penyakit lain yang timbul sebagai akibat dari perawatan.

Sel-sel lainnya yang juga tumbuh cepat adalah sel-sel dari sumsum tulang yang memproduksi sel-sel darah, sel-sel di dalam perut dan usus, dan sel-sel folikel rambut, itulah sebabnya mengapa pasien (kemo) biasanya mengalami kerontokan rambut.

Lebih lanjut, dalam kedua peristiwa ini, obat-obatan yang tadinya bertujuan untuk meracuni sistem, justru menciptakan rasa sakit pada pasien. Racun (dari obat-obatan kemo) menyerang sel sel darah dan menyebabkan keracunan darah. Sistem pencernaan menjadi shock tidak terkontrol dan menyebabkan pasien mual, diare, tidak nafsu makan, (perut) kram dan berangsur melemah.

Beberapa obat dapat mengelupaskan seluruh lapisan usus. Organ reproduksi terpengaruh dan dapat menyebabkan kemandulan. Otak kehilangan memori. Rambut rontok. Penglihatan dan pendengaran menurun. Ginjal rusak. Luka muncul di amulut dan tenggorokan. Tubuh berdarah dan mudah memar serta tidak dapat melawan infeksi.

Seringkali fisik pasien tidak kuat sehingga tidak dapat melanjutkan pengobatan. Untuk itu maka saat ini para ahli riset kanker telah berupaya dan berlomba lomba untuk menciptakan obat-obatan baru yang lebih efektif namun relative memiliki efek samping yang lebih minimal bagi kualitas hidup pasien.

Untuk pengobatan tumor anda bisa klik di sini

Minggu, 25 Februari 2018

Hindari Serangan Kanker Payudara

Hindari Serangan Kanker Payudara,- Serangan kanker payudara adalah hal yang paling ingin oleh dihindari oleh wanita. Penyakit ini bisa dengan mudah mengambil kegembiraan anda dan membuat anda menjadi putus asa. Meskipun banyak wanita menganggap penyakit ini tidak bisa dihindari, sebenarnya, kanker payudara bisa dikurangi resikonya. Maka dari itu, sebelum anda terserang penyakit ini, anda bisa ikuti tips-tips di bawah ini

Jauhi Rokok

mereka yang merokok ataupun menjadi perokok pasif memiliki resiko kanker payudara yang lebih besar daripada mereka yang tidak. Rokok mengandung banyak bahan kimia berbahaya yang bisa memicu tumbuhnya sel kanker pada tubuh anda.

Menghindari Radiasi

Radiasi, di masa kini, bisa dipancarkan oleh benda-benda yang bahkan ada di kehidupan kita sehari-hari. Hape, microwave, scanner tubuh, dan benda-benda yang memancarkan radiasi lainnya diketahui meningkatkan resiko seseorang terkena kanker payudara.

Kendalikan Berat Badan

Berat badan berlebih, terutama pada mereka yang telah menginjak masa menopause, menjadi penyebab besar dari kanker payudara. Mengendalikan berat badan anda adalah sebuah pola hidup sehat yang bisa mencegah kanker payudara.

Hindari Minuman Beralkohol

Minuman beralkohol adalah salah satu penyebab kanker payudara yang lain yang perlu anda hindari. Alkohol yang masuk ke dalam tubuh diketahui meningkatkan resiko kanker payudara yang terjadi pada wanita, terutama mereka yang masih muda.

Senin, 19 Februari 2018

Tes ini bisa deteksi kanker payudara sebelum muncul benjolan

Tes ini bisa deteksi kanker payudara sebelum muncul benjolan,- Kanker payudara adalah salah satu jenis kanker yang ditakuti oleh wanita. Meski begitu, masih banyak wanita yang takut memeriksakan diri mereka terkait kanker payudara. Hal ini bisa disebabkan oleh ketakutan dan biaya tes atau screening kanker payudara yang tak murah.

Namun kini peneliti tengah mengembangkan cara baru yang lebih mudah dan murah untuk membantu wanita mengetahui risiko terkena kanker payudara, yaitu melalui tes darah. Peneliti akan mengembangkan tes darah sederhana yang mendeteksi adanya metal pada tubuh wanita. Tes ini bahkan diklaim bisa mengetahui risiko seseorang terkena kanker payudara jauh sebelum muncul benjolan pada payudara mereka.

Tes darah untuk mendeteksi metal ini tengah dikembangkan oleh ilmuwan di Oxford University. Mereka berharap tes yang mudah dan tidak mahal ini akan menolong banyak wanita untuk mencegah kanker payudara sebelum muncul benjolan dalam tubuh mereka. Wanita tak perlu lagi harus melakukan tes yang rumit dan mahal seperti mammogram.

Peneliti juga menjelaskan bahwa mendeteksi risiko kanker payudara sejak awal adalah cara termudah untuk menyelamatkan ribuan nyawa dan menghindarkan banyak wanita dari pengobatan akibat kanker. Peneliti Fional Larner mengungkapkan bahwa pencegahan sangat jauh lebih baik daripada mengobati.

"Terdapat kemungkinan sembuh hingga 80 persen bagi pasien kanker payudara jika mereka berhasil mendeteksinya sedini mungkin. Semakin cepat, semakin tinggi pula kemungkinan selamat. Ada obat yang bisa membantu menyembuhkan kanker payudara, namun akan lebih baik jika kita bisa mencegahnya,"

Lantas, bagaimana cara kerja tes darah untuk mendeteksi kanker payudara? Peneliti telah mengetahui bahwa tubuh jaringan payudara mengeluarkan zat zinc dalam bentuk 'berat' dan 'ringan'. Sementara itu, tumor dan sel kanker akan banyak menyerap zinc dalam bentuk 'ringan'.

Karena itu, wanita yang memiliki sel tumor atau sel kanker akan melepaskan lebih banyak zinc dalam bentuk 'berat'. Jika dalam tes darah ditemukan zinc berbentuk 'berat' dalam jumlah yang banyak, kemungkinan besar wanita tersebut memiliki sel tumor atau kanker pada payudaranya.

Sayangnya tes ini belum bisa digunakan saat ini dan kemungkinan baru tersedia lima tahun mendatang. Peneliti memperkirakan bahwa dalam waktu 10 tahun tes ini bisa menyelamatkan banyak nyawa dan bisa digunakan secara umum untuk mendeteksi kanker payudara pada wanita. Tes darah dengan melihat kandungan metal ini juga tak menutup kemungkinan untuk digunakan mendeteksi jenis kanker lainnya. 

Baca juga :


Kamis, 25 Januari 2018

Fakta di balik kanker payudara pria

Fakta di balik kanker payudara pria,- Kanker payudara adalah pertumbuhan sel berlebihan yang terbentuk dalam jaringan payudara. Meski kanker payudara pada umumnya menyerang wanita, namun faktanya pria juga bisa terjangkit penyakit mematikan ini.

Dr. Pandey, seorang Kepala Departemen Onkologi di Rockland Hospital, menyampaikan beberapa fakta mengenai kanker payudara pria berikut ini.

Risiko
Seorang pria berisiko terkena kanker payudara jika memiliki riwayat keluarga dari pihak laki-laki yang pernah mengidap penyakit ini. Meski kemungkinannya kecil, namun sama seperti wanita, bertambahnya umur juga mempengaruhi besarnya risiko seorang pria terjangkit kanker payudara.

Sebab
Seorang pria yang tidak melakukan pola hidup sehat, seperti merokok, minum-minum, malas berolahraga, dan kegemukan, mampu memicu penyakit kanker payudara. Seperti yang dialami oleh wanita, pria dengan kanker payudara juga mengalami pertumbuhan jaringan payudara yang tidak terkontrol.

Gejala
Gejala paling umum yang dialami oleh pria yang terkena kanker payudara adalah adanya rasa nyeri pada puting dan sekitar payudara. Perubahan warna kulit, mengerut, kemerahan, sisik pada puting, maupun retraksi (puting berbalik ke dalam) juga bisa diindikasikan bahwa seorang pria positif kanker payudara. Hal yang paling parah adalah keluarnya darah dari puting payudara.

Kamis, 18 Januari 2018

Ketahui bawang putih mampu bunuh kanker tanpa efek samping

Ketahui bawang putih mampu bunuh kanker tanpa efek samping,- Selama berabad-abad bawang putih telah dikenal sebagai salah satu makanan yang memiliki banyak efek pengobatan. Dalam bawang putih terkandung banyak nutrisi dan zat yang bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit mulai dari demam hingga menurunkan tekanan darah.

Namun baru-baru ini peneliti dibuat terkejut dengan manfaat luar biasa yang disembunyikan oleh bawang putih. Bawang putih ternyata bisa membunuh sel kanker dengan sangat efektif. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal American Cancer Association ini juga mengungkap bahwa bawang putih tak memberikan efek samping saat membunuh sel kanker.

"Zat dalam bawang putih yang bernama diallyl sulfide (DAS), diallyl disulfide (DADS) dan diallyl trisulfide (DATS) memberikan perlindungan terhadap karsinogen.

Meski begitu, penelitian ini hanya dilakukan di laboratorium dan belum diaplikasikan langsung pada pasien. Namun peneliti optimis bahwa hasilnya akan baik dan sama dengan yang terjadi di laboratorium. Sebuah penelitian pada tahun 2001 sebelumnya juga menjelaskan bahwa zat sulfur dalam bawang putih baik untuk mencegah pertumbuhan kanker.

Bawang putih harus dikonsumsi secara mentah untuk mendapatkan manfaat maksimal di dalamnya. Meski bawang putih juga enak setelah dimasak, namun proses memasak akan menghancurkan enzim yang ada dalam bawang putih. Padahal enzim tersebut yang bekerja mencegah pertumbuhan sel kanker.

Kamis, 11 Januari 2018

Kedelai Amankah untuk Penderita Kanker Payudara

Kedelai Amankah untuk Penderita Kanker Payudara,- Protein dalam kedelai diketahui bisa meningkatkan aktivitas gen yang berkaitan dengan pertumbuhan kanker payudara pada wanita yang sudah memiliki kanker payudara, ungkap sebuah penelitian terbaru. Namun peneliti menjelaskan bahwa hal ini sebaiknya tak membuat pasien kanker payudara ketakutan untuk makan kedelai.

Hasil penelitian yang diterbitkan dalam Journal of the National Cancer Institute mengungkap bahwa wanita yang memiliki kanker payudara masih boleh mengonsumsi kedelai atau produk kedelai seperti tahu. Namun sebaiknya tidak terlalu banyak. Lantas, bagaimana dengan wanita yang tidak memiliki kanker payudara? Apakah kedelai bisa memicu munculnya kanker payudara?

"Penelitian ini tidak menunjukkan apakah kedelai bisa meningkatkan risiko terkena payudara pada wanita normal," ungkap peneliti Dr Jacqueline Bromberg dari Memorial Sloan Kettering Cancer Center di new York City.

Hingga saat ini kaitan antara protein pada kedelai dan kanker payudara cukup rumit. Di satu sisi, wanita Jepang yang makanannya kebanyakan berasal dari kedelai justru memiliki risiko kanker payudara yang rendah. Sementara itu, secara ilmiah diketahui bahwa kedelai mengandung phytoestrogens, yaitu zat yang bisa memicu pertumbuhan tumor payudara.

Dalam penemuan terbaru ini Bromberg dan koleganya melakukan pengamatan terhadap 140 wanita yang baru didiagnosis terkena kanker payudara menjadi dua kelompok. Satu kelompok mengonsumsi protein kedelai setiap hari selama satu sampai empat minggu, sementara kelompok lain diberi bubuk susu.

Meski dalam waktu singkat penelitian ini menemukan bahwa 20 persen pasien kanker payudara yang mengonsumsi protein kedelai menunjukkan aktivitas gen pemicu kanker yang tinggi. Namun belum jelas apa akibat dari bertambahnya aktivitas gen pemicu kanker payudara ini karena peneliti tak menemukan adanya bukti bahwa tumor berkembang menjadi tidak terkendali.

Meski begitu, untuk amannya peneliti menyarankan agar wanita yang sudah terkena kanker payudara tidak mengonsumsi banyak kedelai atau suplemen protein kedelai. Peneliti juga berasumsi bahwa efek protein kedelai berkaitan dengan waktu konsumsinya. Kemungkinan jika dikonsumsi pada saat muda, protein kedelai tak akan memicu munculnya kanker payudara. Namun untuk itu peneliti masih membutuhkan penelitian lanjutan dalam skala yang lebih besar.

Rabu, 03 Januari 2018

Ketahui gejala kanker limfoma yang tidak dipedulikan

ketahui gejala kanker limfoma yang tidak dipedulikan,- Kanker limfoma, atau biasa yang dikenal dengan sebutan kanker kelenjar getah bening, ialah sejenis kanker yang tumbuh akibat mutasi atau terjadinya perubahan sel darah putih yang sebelumnya normal menjadi ganas. Sel ganas ini dapat tumbuh pada berbagai organ dalam tubuh termasuk kelenjar getah bening, limpa, sum-sum tulang, darah, maupun organ lainnya.

Menurut data Globalcom tahun 2012, limfoma merupakan salah satu dari sepuluh penyakit kanker terbanyak di dunia. Untuk itu, kita harus selalu waspada terhadap penyakit mematikan ini dengan melakukan gaya hidup sehat.

Anda pun dapat mendeteksi sejak dini penyakit kanker seperti demam, penurunan berat badan, hilang selera makan, mudah lelah, sesak nafas, batuk, gatal-gatal di seluruh tubuh, pembesaran amandel, serta sakit kepala.

"Bila Anda kurus tiba-tiba, ada benjelon pada organ tubuh seperti di leher yang tidak bisa digerakkan, tidak sakit, keras, sangat menempel di kulit, dan bengkak. Dan, jika Anda sakit gigi tidak sembuh walau sudah menggunakan anti-biotik, tahi lalat memerah. Itu adalah beberapa gejala kanker yang patut Anda curigai," jelas Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, Sp.PDl-KHOM, Ketua Perhimpunan Onkologi Indonesia dan Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI), saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Dr. Aru menambahkan, seseorang yang membiasakan makan sayur dan buah tiga sampai empat kali sehari dapat mengurangi 30 persen terkena kanker. Dan, yang terpenting aktivitas fisik seperti aerobik harus selalu diterapakan setiap hari.

"90 persen kanker disebabkan oleh lingkungan dan gaya hidup yang tidak sehat seperti terlalu banyak mengonsumsi pewarna makanan, perokok aktif atau pasif. Bahkan, faktor keturunan hanya lima persen bisa terjangkit kanker. Stres bukanlah pemicu kanker berkembang," kata dr.Aru.