- Juli 2018

Rabu, 25 Juli 2018

Setelah melahirkan, wanita lebih rentan kena kanker payudara

Setelah melahirkan, wanita lebih rentan kena kanker payudara,- Ketika hamil, wanita akan mengalami perubahan pada tubuhnya. Terutama juga pada bagian payudara. Ketika hamil, payudara wanita semakin membesar. Selain itu, ada hal yang lain yang juga berubah pada payudara wanita ketika mereka hamil. Penelitian mengungkap bahwa wanita yang hamil memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena kanker payudara.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Avon Foundation itu, risiko kanker payudara akan meningkat ketika kehamilan wanita sudah sampai pada tahap akhir dan tetap tinggi sampai 10 tahun mendatang. Risiko terkena kanker payudara bahkan berada pada tingkat paling tinggi pada saat lima sampai tujuh tahun setelah wanita melahirkan.

Tak hanya itu, pada saat tersebut, risiko wanita meninggal akibat kanker payudara juga meningkat hingga 2,5 kali lipat. Ini tak hanya berlaku pada kehamilan pertama, melainkan juga untuk kehamilan-kehamilan selanjutnya.

Apa yang menyebabkan hal ini? Peneliti menemukan bahwa hormon yang mempersiapkan payudara untuk menyusui dan memproduksi ASI sama dengan hormon yang bisa meningkatkan pertumbuhan sel kanker. Untuk itu, selama lima tahun pertama setelah melahirkan, sangat penting bagi wanita untuk memperhatikan perubahan yang terjadi pada payudaranya.

Namun ibu baru tak perlu terlalu khawatir, karena menyusui anak juga diketahui bisa menurunkan risiko terkena kanker payudara. Peneliti percaya bahwa ketika sel payudara mulai dewasa dan memproduksi ASI, terdapat perubahan pada struktur gen yang melindungi wanita dari penyakit tersebut.

Dari penelitian tersebut diketahui bahwa sebaiknya wanita memperhatikan dengan pasti kesehatan payudara mereka setelah melahirkan dan berusaha menyusui anak mereka.

Senin, 16 Juli 2018

Makanan yang dapat mengurangi risiko kanker payudara

Makanan yang dapat mengurangi risiko kanker payudara,- Sesungguhnya, tidak ada makanan yang terbukti bisa mencegah atau menyembuhkan semua jenis kanker, termasuk kanker payudara. Tapi kabar baiknya adalah, ada banyak makanan yang dapat meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan dan mengurangi risiko terkena kanker payudara.

Kelebihan berat badan adalah salah satu faktor risiko utama kanker payudara, jadi makan dengan baik dan menurunkan berat badan merupakan langkah awal yang sangat baik untuk menurunkan risiko kanker payudara Anda, demikian dikatakan Alexandra Rothwell, RD, CDN, spesialis nutrisi onkologi.

Peradangan juga terkait dengan kanker payudara dan kelebihan berat badan, itulah sebabnya Rothwell menyarankan untuk mengonsumsi makanan yang dapat membantu menjaga kadar gula darah dan peradangan agar tetap terkendali.

Berikut ini makanan yang dapat mengurangi risiko kanker payudara

Di atas semua manfaat kesehatan lainnya yang terkandung dalam minyak zaitun, lemak sehat juga berguna dalam mengurangi risiko kanker payudara. Sebuah studi yang diterbitkan pada September 2015 menemukan bahwa menambahkan 4 sendok makan minyak zaitun extra-virgin ke makanan yang kaya buah dan sayuran dapat menurunkan risiko kanker payudara hingga 68%.

Minyak zaitun bisa disertai manfaat tambahan terkait dengan kepadatan payudara, yang merupakan faktor risiko kanker payudara lainnya. Sebuah studi tahun 2014 terhadap lebih dari 3.500 wanita menemukan bahwa mengkonsumsi 1,5 sendok makan minyak zaitun setiap hari dikaitkan dengan kepadatan payudara yang lebih rendah.

Buah-buahan dan sayuran rendah gula

Penelitian telah menemukan bahwa pola makan nabati dapat mengurangi risiko kanker payudara. Semakin banyak antioksidan dalam diet, semakin rendah risiko kanker payudara, menurut sebuah studi tahun 2015. Selain itu, serat yang ditemukan dalam buah dan sayuran dapat memicu kemampuan mereka untuk mengurangi risiko penyakit mematikan itu, seperti yang dilaporkan dalam jurnal European Journal of Nutrition 2011.

Rothwell merekomendasikan makan sayuran seperti brokoli, kol, dan kembang kol, serta bawang merah dan bawang putih dan jamur Asia (Shiitake, Cina hitam, dan tiram) pada khususnya.

Sedangkan untuk buah makanlah buah dengan varietas rendah gula, seperti buah beri, dan batasi buah dengan gula tinggi, seperti pisang, nanas, dan mangga, agar kadar gula darah Anda tetap normal.

Ikan

Salmon, sarden, dan mackerel adalah ikan yang disarankan oleh Rothwell untuk makanan Anda karena merupakan sumber asam lemak omega-3 yang baik. "Kami tahu bahwa omega-3 membantu mengurangi peradangan di tubuh," katanya. "Anda juga bisa makan kenari dan biji jika Anda menginginkan sumber hewani."

Dan seperti minyak zaitun, makan lebih banyak omega-3 juga dapat mengurangi kepadatan payudara, menurut sebuah studi tahun 2014 tentang Cancer Causes & Control.